7 Tips Jitu untuk Membeli Rumah Baru dengan Harga Murah

Bagikan:Share on FacebookGoogle+Tweet about this on Twitter

Akhir-akhir ini media sedang ramai memberitakan pembelian rumah dengan uang muka 0% untuk kawasan ibukota Jakarta. Ide program dari salah satu pasangan calon gubernur DKI Jakarta ini terdengar cukup marak dan kerap menjadi perbincangan hangat, baik di media cetak maupun elektronik.

Penawaran di atas tentu sungguh menggiurkan! Mengingat saat ini harga rumah melambung tinggi dan nyaris mustahil untuk bisa turun.

Namun, apakah cara di atas sungguh membantu masyarakat untuk memiliki rumah murah?

Tidak bermaksud menyinggung pemberitaan di atas, artikel ini justru ingin mendorong Anda mewujudkan impian rumah tanpa harus menunggu pembelian rumah dengan uang muka 0%.

impian membeli rumah

Setidaknya ada 7 cara ampuh yang bisa Anda terapkan.

  1. Bandingkan harga

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan rumah dengan harga yang murah adalah melakukan perbandingan harga. Langkah awal ini sangat baik untuk mencegah Anda menyesal membeli rumah di kemudian hari.

Nah, sebelum Anda membandingkan harga, alangkah baiknya jika Anda membuat daftar rumah yang diinginkan.

Kemudian, selidiki fasilitas yang ditawarkan dan jika memungkinkan lakukan survey. Kunjungi langsung rumah yang Anda inginkan dan kumpulkan segala informasi (kelengkapan surat, tagihan hunian, dan foto bangunan rumah) lalu buat catatan dalam buku kecil. Dan yang terpenting cantumkan pula daftar harga.

Setelah itu, jangan terburu-buru menjatuhkan pilihan!

Dalam membandingkan harga, Anda juga wajib menanyakan berbagai penawaran harga yang ditawarkan oleh para pengembang dan tanyakan apabila menyediakan pembayaran melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

 

  1. Beli dari tangan pertama

Tak dapat dipungkiri bahwa kehadiran agent sangat membantu dalam proses jual-beli sebuah rumah. Terlebih bila si pembeli dan si penjual sama-sama sibuk dimana keduanya tak punya waktu untuk saling bertemu.

Sebagai jalan tengah, biasanya mereka menunjuk agent sebagai perantara untuk mempertemukan keinginan dari kedua belah pihak.

Namun, sadarkah Anda bahwa memakai jasa perantara “terkadang” dapat melambungkan harga jual rumah? Selain komisi, tentunya akan ada biaya tambahan lain seperti biaya promosi dan administrasi. Maka dari itu, lebih menguntungkan apabila Anda langsung membeli rumah dari tangan pertama atau si pemilik rumah itu sendiri.

Selain lebih terpercaya, Anda juga dapat melakukan penawaran secara bebas. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan harga rumah lebih murah dari yang ditawarkan agent.

illustrasi membeli rumah sendiri

 

  1. Beli dari pemilik rumah yang sedang terdesak

Jurus jitu yang bisa Anda terapkan dalam membeli rumah dengan modal sangat minim yaitu memanfaatkan pemilik rumah yang sedang terdesak. Memang tidak banyak pemilik rumah yang berada dalam kondisi seperti ini.

Namun, tak menutup kesempatan ini akan datang kepada Anda!

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah menanyakan alasan menjual rumah. Dari jawaban si penjual, Anda dapat menyimpulkan apakah si penjual sedang butuh uang cepat atau tidak. Jika iya, di sini lah Anda dapat memperoleh keuntungan!

Caranya, tetap berlaku sopan dan sewajarnya saat bernegoisasi dengan si pemilik rumah. Penawaran dapat dikatakan sewajarnya bila Anda menawar lebih rendah antara 5-10% dari harga awal.

Memang tidak selamanya Anda akan mendapatkan rumah lebih murah. Akan tetapi, dengan kondisi terdesak, si penjual akan cenderung kompromi dengan harga yang Anda ajukan.

Ingat jangan terlalu “afgan” (red: sadis) dalam menawar!

 

  1. Bernegosiasi jitu

Di berbagai kesempatan, calon pembeli rumah sering kali mengalami kegagalan dalam bernegoisasi dengan penjual. Padahal, negoisasi atau proses tawar-menawar menjadi inti dari jual-beli sebuah rumah. Oleh sebab itu, Anda wajib menguasai 3 jurus sukses bernegoisasi saat ingin membeli rumah berikut ini.

Pertama, Anda harus mencari tahu harga pasaran. Dengan tipe dan ukuran yang sama, berapakah harga rumah di pasaran? Jika sudah mengetahuinya, terapkan langkah kedua, yaitu tentukan batas harga tertinggi yang bisa Anda ajukan. Langkah ini sangat membantu Anda untuk menghindari negoisasi alot yang akan membuang-buang waktu.

Terakhir, lakukan kompromi dengan penjual. Dalam bernegoisasi, Anda akan selalu dihadapkan pada berbagai pilihan. Nah, disini lah sikap fleksibel Anda dibutuhkan.

Bijaklah dalam berkompromi dengan pilihan yang ada karena tidak ada negoisasi tanpa kompromi. Misalnya, kompromi uang muka atau waktu tenggang pembayaran. Akan tetapi, sikap kompromi ini jangan sampai menjauhkan dari tujuan Anda semula, yaitu membeli rumah dengan harga terjangkau.

 

  1. Bayar tunai keras

Ada beragam metode pembayaran dalam membeli rumah. Metode yang paling umum digunakan masyarakat adalah dengan sistem KPR. Dewasa ini, telah banyak perbankan yang berlomba-lomba menawarkan KPR dengan cicilan rendah yang dianggap menguntungkan masyarakat.

Berikutnya, metode yang tak kalah populer, yaitu pembayaran tunai lunak. Dengan metode ini, si calon pembeli rumah diwajibkan untuk membayar uang muka dan cicilan dalam waktu singkat, sekitar 6—24 bulan!

Namun, apakah kedua metode ini benar-benar memberi keuntungan kepada masyarakat? Nyata nya tidak!

Maka dari itu, metode pembayaran secara langsung tunai atau biasa disebut tunai keras layak dicoba. Sistem ini memberi banyak keuntungan bagi si calon pembeli. Pertama, si penjual rumah umumnya akan memberikan potongan harga tambahan, berkisar 10—15%! Selain itu, si calon pembeli juga tidak dikenakan biaya tambahan, seperti bunga cicilan. Dengan demikian, impian Anda untuk mendapatkan rumah dengan modal sangat minimalis dapat terwujud.

 

  1. Hadir di pre launching atau soft opening

Saat ini kegiatan promosi semakin gencar dan marak dilakukan oleh para pengembang. Mereka berlomba-lomba untuk memasarkan properti mereka meskipun izin pembangunan belum atau sedang diproses. Acara ini biasa disebut pre launching, dimana pengembang mengumpulkan calon pembeli dan investor lalu mempresentasikan lokasi rumah yang akan dijual. Dalam acara ini, pengembang akan memberikan harga khusus jauh dari harga pasaran bagi para calon pembeli.

Acara promosi kedua yang tidak boleh dilewatkan, yaitu soft opening. Soft opening atau peluncuran tahap pertama memberi kesempatan kepada calon pembeli yang ingin memiliki rumah dengan harga miring meski masih dalam bentuk tanah atau tahap pembangunan.

Jika berminat, segera membayar setidak-tidaknya uang muka saat pre launching atau soft opening sebelum harganya membumbung tinggi setelah dipasarkan ke masyarakat luas.

 

  1. Ikut promo hari raya/khusus

Beberapa pengembang juga sering memanfaatkan hari raya besar untuk memasarkan rumah mereka. Misalnya, momen awal tahun banyak digunakan oleh pengembang untuk memberikan harga khusus bagi pembeli yang membeli rumah baru di tahun baru.

Uniknya, ada pengembang yang juga memberikan keringanan bunga cicilan bagi pasangan muda yang baru menikah dengan menunjukkan buku nikah.

Dengan demikian, mulai dari sekarang tidak ada salahnya untuk mengikuti acara-acara promosi yang dilakukan oleh para pengembang, khususnya di hari-hari besar, seperti tahun baru, imlek, lebaran, ataupun hari kemerdekaan. Karena akan ada kesempatan besar mendapatkan harga istimewa untuk hunian baru Anda!

deal beli rumah

Semoga 7 jurus jitu mendapatkan rumah dengan harga murah di atas membantu Anda. Sekarang saat nya menerapkan ke-7 jurus jitu di atas dan wujudkan impian rumah murah Anda sekarang juga bersama LIFULL Rumah.

Bagikan:Share on FacebookGoogle+Tweet about this on Twitter

Berita Terkait