Tarakan

Tarakan mungkin bukan kota pertama yang muncul dalam pikiran ketika berbicara tentang investasi properti di Indonesia. Padahal, kota yang terletak di Kalimantan Utara ini memiiki potensi yang cukup menjanjikan. Dengan luas wilayah mencapai 250,80 km2, Tarakan menduduki peringkat ke-17 sebagai kota terbesar di Indonesia. Destinasi wisatanya pun tidak kalah menakjubkan, seperti Air Terjun karungan atau Pulau Sadau. Bahkan sejak tahun lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan sudah merancang agenda-agenda khusus demi menjadikan Tarakan sebagai kota wisata. Sektor inilah yang nantinya akan menunjang pasar properti Tarakan.

Terletak di Lokasi yang Cukup Strategis

Karena merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara, Tarakan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Lokasi yang cukup strategis tersebut memudahkan para investor dari berbagai sektor untuk mengadakan berbagai proyek di Tarakan. Salah satunya adalah produksi minyak dari 1.346 sumur tua yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah (Perusda) dan bekerja sama dengan PT Jereh Energy Services Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun dari WartaEkonomi.co.id, perusahaan yang berkantor pusat di Tiongkok tersebut akan memberikan dana investasi sebanyak US$5 juta hingga US$15 juta.

Pertumbuhan investasi tersebut sesuai dengan prioritas utama yang digalakkan di wilayah Pulau Kalimantan, yakni sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil tambang serta lumbung energi nasional. Adanya investasi yang masuk juga tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Utara, khususnya Tarakan. Pasar properti Tarakan pun akan ikut terciprat dampak positif dengan adanya pertumbuhan ekonomi tersebut.

Tarakan1

Percepat Pembangunan Infrastruktur

Seperti yang disinggung sebelumnya, kini Pemkot Tarakan sedang melaksanakan berbagai agenda untuk menjadikan Tarakan sebagai kota wisata. Salah satu sektor yang pelaksanaannya dikebut adalah infrastruktur. Hal ini disampaika oleh Mohammad Haris, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tarakan, melalui situs Merdeka.com. Ia menjelaskan bahwa tarakan merupakan salah satu kota yang memiliki potensi besar pada sektor pariwisata. Oleh sebab itu, pengembangan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Menurut Harus, Tarakan memiliki banyak pantai yang cantik. Keindahannya bahkan tidak kalah dari pantai-pantai yang ada di Bali. Hal tersebut diimbangi dengan sektor perikanan yang cukup bagus, membantu sektor ekonomi Tarakan untuk tumbuh dengan stabil dan positif.

Tidak hanya meningkatkan infrastruktur demi mendukung sektor pariwisata, Pemkot Tarakan juga sadar bahwa potensi wisata yang bagus tidak akan memiliki banyak pengunjung jika hanya ada segelintir orang yang mengetahuinya. Oleh sebab itu, Pemkot Tarakan pun berencana untuk melakukan promosi besar-besaran demi menyebarkan potensi wisata yang dimiliki oleh Tarakan. Masih dari situs Merdeka.com, Haris mengatakan bahwa Tarakan memang memerlukan promo yang maksimal dan memadai untuk memaksimalkan potensi wisata. Hal tersebut sesuai dengan salah satu rencana Sofian Raga, Walikota Tarakan, dalam mewujudkan kota wisata di Tarakan.

Renovasi Bandara Internasional Juwata

Lalu, bagaimana Anda dapat mengakses potensi wisata di Tarakan? Cara yang paling cepat dan mudah tentu melalui jalur udara. Demi mempermudah akses tersebut, Tarakan telah meningkatkan kualitas Bandara Internasional Juwata. Dipenuhi dengan berbagai fasilitas memadai, Bandara Internasional Juwata telah memiliki nilai dan kualitas yang setara dengan berbagai bandara di kota-kota besar Indonesia. Hal tersebut dikatakan oleh Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Indonesia, melalui situs Detik.com ketika ia berkunjung ke Tarakan beberapa bulan lalu.

Meskipun ukurannya cenderung lebih kecil daripada bandara di kota-kota besar seperti Medan, Surabaya, atau Makassar, Bandara Internasional Juwata memiliki kualitas dan fasilitas yang sejajar. Renovasi Bandara Internasional Juwata tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara  yang mengalokasikan anggaran daerah untuk integrasi sektor transportasi. Ternyata, pengembangan fasilitas Bandara Internasional Juwata juga merupakan perwujudan Nawa Cita ke-3, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Dengan adanya Bandara Internasional Juwata, konektivitas masyarakat di berbagai pulau di Indonesia dapat meningkat. Para investor properti yang tertarik dengan Tarakan bisa dengan mudah berkunjung.

Seiring dengan perkembangan sektor wisata di Tarakan, pertumbuhan pasar properti tentu akan mengikuti dengan sendirinya. Daripada berdiam diri, segera kunjungi situs Lifull Rumah untuk menemukan properti dengan harga terbaik di Tarakan. Anda dapat menjadi bagian dari pertumbuhan pasar properti di kota terbesar Kalimantan Utara tersebut.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here