Contoh dinding toko baju minimalis

Dunia fashion memang tidak akan ada habisnya, mengingat hal ini merupakan salah satu kebutuhan yang cukup penting. Dan meskipun saat ini online shopping kian marak, namun faktanya berbelanja di toko baju tetap masih diminati para pencinta fashion.

Memang ada banyak isu yang mengkaitkan lesunya perekonomian masyarakat hingga beralihnya bentuk usaha ke sistem online. Jadi, Anda harus lebih kreatif dan jeli melihat perkembangan pasar offline.

Karena masih banyak kasus pelanggan yang tertipu dan kecewa oleh para penjual baju online. Mulai dari warna serta bahan yang tidak sesuai dengan foto, hingga proses pengiriman barang yang memakan waktu lama.

Oleh karenanya, membeli baju di toko tetaplah menjadi pilihan.

Selain dapat diamati langsung, baju yang sudah dibeli pun langsung dibawa pulang tanpa menunggu proses pengiriman.

Melihat sejumlah poin plus ini, maka tak heran banyak pengusaha yang masih optimis membuka usaha toko baju. Apakah Anda salah satunya?

Jika iya, ada satu hal lainnya yang harus Anda lakukan yaitu mengubah tampilan toko.

Model toko baju harus dibuat menarik dan berbeda sehingga mendatangkan kerumunan pembeli.

Saat ini desain interior dari toko baju banyak yang memilih tema vintage, karena memang disukai oleh anak muda masa kini. Ataupun toko baju minimalis yang dikenal dapat menarik para millenial.

Nah, buat Anda yang ingin segera membuka toko baju atau mempertahankannya, simak tips model interior toko baju agar ramai pengunjung berikut ini:

1. Pintu masuk berukuran besar

Disadari atau tidak, pintu masuk sangat berpengaruh terhadap keramaian sebuah toko.

Coba bayangkan, bila model toko baju dengan pintu berukuran kecil. Selain terlihat sesak, pembeli juga tidak dapat melihat secara keseluruhan koleksi baju toko Anda.

Ini berakibat fatal. Karena pembeli akan ragu-ragu atau enggan untuk mampir ke toko Anda. Model toko baju seperti ini sebaiknya dihindari karena hanya akan membuat toko baju Anda menjadi sepi.

Sebaliknya, bila ukuran pintu masuk dibuat lebar, akan memberi kesan bahwa toko Anda terbuka bagi siapa saja dan juga pastinya pembeli tidak perlu berdesak-desakan untuk dapat masuk.

Contoh pintu toko baju

Percaya atau tidak menurut fengshui toko dengan pintu masuk terbuka lebar akan mendatangkan lebih banyak pengunjung. Terlebih bila pintu selalu dibuka atau dibuat tembus pandang seperti kaca. Anda ingin mencobanya?

2. Patung manekin yang sesuai

Meskipun hal yang kecil, patung manekin memiliki andil besar bagi kesuksesan toko baju Anda. Bahkan, patung manekin dikatakan sebagai representasi dari toko Anda karena posisinya yang kerap dipajang pada bagian etalase toko.

Bila manekin serta baju yang dipasang terlihat selaras, maka toko akan terkesan bersih dan rapi. Model toko baju seperti inilah yang nantinya dapat mendatangkan banyak pembeli.

Contoh patung manekin menarik

Nah, untuk jenisnya sendiri, patung manekin terdiri atas 3 tipe. Tipe pertama, yaitu tailoring (tanpa kepala) sangat pas untuk menonjolkan keindahan kebaya ataupun gaun pesta.

Selanjutnya tipe kedua, yaitu head (badan dengan kepala) cocok untuk memajang pakaian kerja dan formal lainnya. Sedangkan tipe ketiga, yaitu manekin kepala atau bagian leher yang sering dipasangkan perhiasan, aksesori, atau jilbab.

Jadi, jangan asal memilih manekin ya..

3. Cat atau corak dinding toko

Tips lainnya adalah dengan memberi sentuhan unik pada dinding toko, salah satunya dengan penggunaan wallpaper.

Jenis wallpaper toko baju ada beragam dan wajib Anda sesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan.

Contohnya bagi Anda yang membuka usaha toko baju vintage, coba gunakan wallpaper bermotif bunga-bunga sebagai unsur utama. Sehingga gaya klasik era 1800-an dapat terbangun sempurna.

Contoh dinding toko baju minimalis

Sedangkan, toko baju minimalis umumnya hanya menggunakan cat warna polos tanpa motif untuk memperkuat tema toko serta memberi kesan luas ruangan.

Pemilihan warna cat toko baju pun wajib disesuaikan dengan luas toko. Bila toko sudah cukup luas, maka Anda bisa menggunakan cat berwarna agak gelap untuk menciptakan rasa hangat dan nyaman

4. Pencahayaan yang tepat

Contoh lampu toko baju

Suatu toko tidak akan terlihat sempurna bila tidak memiliki pencahayaan yang baik. Selain berfungsi sebagai penerangan, pencahayaan yang baik dapat meningkatkan nilai baju jualan Anda.

Sebagai contoh, bila pencahayaan dalam ruangan cenderung redup, maka sebagus apapun kualitas baju akan tetap terlihat kusam dan tidak menarik.

Lain halnya bila cahaya cukup terang. Baju akan terlihat lebih mewah dan elegan. Ini akan menjadi daya tarik dari model toko baju Anda.

Untuk jenis lampu yang digunakan, Anda bisa sesuaikan dengan tema toko. Misalnya, Anda berencana membuka toko baju minimalis, hindari lampu berjenis berwarna-warni.

Sebaiknya, gunakan lampu berwarna putih polos dengan akses yang sederhana agar warna asli baju tidak berubah serta memperkuat konsep toko yang diusung.

5. Penataan baju berdasarkan warna

Adalah wajib bila koleksi baju yang ada dalam toko dikelompokkan sesuai warna. Misalnya, untuk koleksi baju yang memiliki 1 warna dengan banyak tone, sebaiknya ditata sesuai gradasi warnanya. Mulai dari yang terang hingga ke gelap atau sebaliknya.

Penataan baju berdasarkan warna

Mengapa demikian?

Ini sangat berhubungan dengan sisi psikologis si pembeli. Dimana secara tidak langsung, Anda membantu mengatur alur pandang pembeli. Sehingga mereka dengan mudah menemukan baju yang mereka cari.

Semakin mudah pembeli menemukan baju yang dicari, maka pembeli juga akan semakin nyaman berbelanja di toko Anda. Kemungkinan mereka kembali berkunjung ke toko Anda akan semakin besar atau bahkan menjadi pelanggan tetap.

Jadi, bagaimana tertarik untuk segera mendesain toko baju Anda?

Jika iya, kirimkan saja permintaan Anda ke LIFULL Rumah sekarang. Karena tanpa repot mencari lagi vendor jasa, kami akan memberikan rekomendasi mitra jasa yang professional dan terbaik untuk bisnis toko Anda.

AJUKAN SEKARANG

VIASonika
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here